[email protected] +62 857-6566-0001

Dosen Pendidikan Bahasa Inggris FTIK UIN Bukittinggi Menjadi Narasumber Visiting Lecturer di STAI Habbulwathan

Bukittinggi – Komitmen Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi dalam memperluas jejaring akademik kembali diwujudkan melalui partisipasi dosennya dalam kegiatan Visiting Lecturer yang diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) STAI Habbulwathan Duri pada 30 Juni 2026. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting ini menghadirkan Dr. Absharini Kardena, M.Pd., dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) sekaligus Program Studi Magister Tadris Bahasa Inggris (S2 TBI) FTIK UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, sebagai narasumber.

Mengusung tema “Embracing Deep Learning in ELT: Creating Mindful, Meaningful, and Joyful English Classrooms”, kegiatan ini membahas implementasi pendekatan deep learning dalam pembelajaran bahasa Inggris yang berorientasi pada pengalaman belajar yang lebih bermakna, reflektif, dan menyenangkan bagi peserta didik.

Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris STAI Habbulwathan Duri, Ibu Setiawati, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas kesediaan narasumber berbagi wawasan dan pengalaman kepada sivitas akademika PBI STAI Habbulwathan Duri. Menurutnya, kegiatan Visiting Lecturer menjadi salah satu media penting untuk memperkaya perspektif akademik serta memperkuat kolaborasi antarperguruan tinggi.

Dalam sesi pemaparan, Dr. Absharini Kardena menjelaskan bahwa konsep deep learning tidak hanya berfokus pada penguasaan materi, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk berpikir kritis, kreatif, mampu memecahkan masalah, serta menghubungkan pembelajaran dengan konteks kehidupan nyata. Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan kelas bahasa Inggris yang mindful, meaningful, dan joyful, sehingga proses belajar menjadi lebih aktif, kolaboratif, dan berpusat pada peserta didik.

Selain memaparkan konsep dan strategi implementasi deep learning dalam English Language Teaching (ELT), narasumber juga berbagi berbagai contoh praktik pembelajaran inovatif yang dapat diterapkan oleh calon guru maupun dosen bahasa Inggris. Sesi diskusi berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para peserta yang terdiri atas dosen dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris STAI Habbulwathan Duri.

Keikutsertaan dosen FTIK UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi sebagai narasumber dalam kegiatan ini menjadi wujud nyata kontribusi institusi dalam pengembangan keilmuan di tingkat nasional. Melalui kegiatan akademik semacam ini, diharapkan terjalin kolaborasi yang semakin erat antarperguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di bidang pembelajaran bahasa Inggris, sekaligus mendukung penguatan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.