Bukittinggi, 30 Juli 2026 — Program Studi Magister (S2) Tadris Bahasa Inggris Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi menyelenggarakan Workshop Review Kurikulum OBE 2026 pada Rabu–Kamis, 29–30 Juli 2026. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting ini mengusung tema “Workshop Review Kurikulum OBE 2026: Alignment Kurikulum, Asesmen, dan Evaluasi Ketercapaian CPL Berbasis CQI (Continuous Quality Improvement)”.
Workshop ini menjadi bagian penting dari upaya Program Studi S2 Tadris Bahasa Inggris dalam memastikan kurikulum senantiasa relevan dengan perkembangan keilmuan, kebutuhan dunia kerja, serta tuntutan regulasi pendidikan tinggi. Secara khusus, kegiatan diarahkan untuk menindaklanjuti dan mengeksekusi kebijakan terbaru dalam Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi beserta perubahannya melalui Permendiktisaintek Nomor 10 Tahun 2026. Permendiktisaintek 39/2025 mengatur antara lain Standar Nasional Pendidikan Tinggi, standar pendidikan tinggi yang ditetapkan perguruan tinggi, sistem penjaminan mutu, akreditasi, dan Pangkalan Data Pendidikan Tinggi.
Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua Program Studi S2 Tadris Bahasa Inggris, Dr. Absharini Kardena, M.Pd. Dalam sambutannya, Ketua Prodi menekankan pentingnya review kurikulum sebagai proses akademik yang berkelanjutan untuk memastikan keselarasan antara profil lulusan, capaian pembelajaran lulusan (CPL), bahan kajian, mata kuliah, proses pembelajaran, hingga sistem asesmen.
Workshop kemudian dibuka secara resmi oleh Dekan FTIK UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Dr. Junaidi, S.Ag., M.Pd. Pembukaan tersebut menegaskan komitmen fakultas dalam mendorong penguatan tata kelola akademik dan peningkatan mutu program studi melalui kurikulum yang adaptif, relevan, dan berorientasi pada capaian pembelajaran.

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini Prof. Didin Nuruddin Hidayat, M.A., TESOL., Ph.D. Dengan kepakarannya di bidang pendidikan bahasa Inggris dan pengembangan kurikulum, narasumber memberikan penguatan terhadap proses penyelarasan kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE), khususnya hubungan antara profil lulusan, CPL, CPMK, pembelajaran, asesmen, serta evaluasi ketercapaian CPL.
Workshop diikuti oleh dosen Pendidikan Bahasa Inggris, mahasiswa dan alumni S2 Tadris Bahasa Inggris, serta stakeholder. Keterlibatan berbagai unsur tersebut diharapkan memberikan perspektif yang lebih komprehensif dalam proses review kurikulum. Masukan dari dosen merepresentasikan kebutuhan dan perkembangan akademik, sementara mahasiswa dan alumni memberikan pengalaman serta perspektif pengguna kurikulum. Di sisi lain, stakeholder memberikan gambaran mengenai kebutuhan dan ekspektasi dunia kerja serta masyarakat terhadap kompetensi lulusan.
Pembahasan juga diarahkan pada penguatan implementasi prinsip Continuous Quality Improvement (CQI). Melalui pendekatan ini, review kurikulum tidak dipandang sebagai kegiatan yang dilakukan secara insidental, tetapi sebagai bagian dari siklus peningkatan mutu yang dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan.
Hal tersebut menjadi semakin relevan dengan terbitnya Permendiktisaintek Nomor 10 Tahun 2026, yang merupakan perubahan atas Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025. Regulasi tersebut ditetapkan pada 14 Juli 2026 dan diundangkan pada 16 Juli 2026, dengan sejumlah perubahan yang antara lain memperkuat aspek pembelajaran, akreditasi, serta tata kelola penjaminan mutu pendidikan tinggi.
Melalui workshop ini, Program Studi S2 Tadris Bahasa Inggris diharapkan dapat menghasilkan rumusan kurikulum yang semakin selaras antara kebutuhan pemangku kepentingan, perkembangan keilmuan, profil lulusan, CPL, proses pembelajaran, asesmen, dan evaluasi capaian pembelajaran.

Lebih jauh, kegiatan ini menjadi momentum bagi S2 Tadris Bahasa Inggris FTIK UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi untuk memperkuat budaya mutu dan memastikan proses pendidikan benar-benar berorientasi pada pencapaian kompetensi lulusan. Kurikulum yang dihasilkan diharapkan mampu mendukung lahirnya lulusan yang kompeten, profesional, adaptif, dan memiliki daya saing global.
“Mari bersama-sama membangun kurikulum yang adaptif, relevan, dan berkualitas untuk mewujudkan lulusan unggul yang kompeten, profesional, dan berdaya saing global.”
