BUKITTINGGI – Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi menggelar Studium General Internasional pada Kamis, 15 Oktober 2026. Kegiatan berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting UIN Bukittinggi, pukul 08.00 hingga 11.00 WIB.
Tema yang diusung adalah “Accelerating Doctoral Research in Islamic Education in the Digital Era: A Modern Quantitative Approach Based on SEM-PLS.” Kegiatan ini dikelola oleh Program Studi S3 Pendidikan Agama Islam (PAI) dan diikuti 58 peserta dari kalangan mahasiswa S1 hingga S3, dosen, dan pengelola FTIK.
Menghadirkan Pakar dari Universiti Islam Selangor
Narasumber kegiatan ini adalah Assoc. Prof. Dr. Ummi Munirah Syuhada Mohamad Zan dari Universiti Islam Selangor (UIS), Malaysia. Beliau memiliki rekam jejak panjang dalam pengajaran statistik dan metodologi penelitian. Ia juga pernah menjadi konsultan Indeks Perpaduan Nasional (IPNas) di Kementerian Perpaduan Negara Malaysia.

Dibuka dengan Sambutan Dekan
Acara dimulai dengan pembukaan oleh MC, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh mahasiswa S3 PAI. Dekan FTIK, Dr. Junaidi, S.Ag., M.Pd., kemudian menyampaikan sambutan.
Dalam laporan kegiatan disebutkan bahwa skripsi, tesis, dan disertasi menuntut kebaruan, ketepatan metodologis, dan kontribusi nyata bagi keilmuan. Di sisi lain, pendidikan Islam di era digital berkembang cepat, mulai dari pembelajaran berbasis teknologi, penguatan literasi digital, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan. Perubahan itu menuntut riset yang tidak hanya deskriptif, tetapi juga mampu menguji hubungan antarvariabel secara empiris dan terukur.
Dari Teori hingga Praktik SmartPLS
Dalam sesi materi, narasumber memaparkan alasan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (SEM-PLS) cocok untuk penelitian pendidikan Islam. Konstruk seperti religiusitas, akhlak, etos kerja Islami, kompetensi digital guru, dan efikasi diri memang tidak dapat diamati langsung dan perlu diukur melalui beberapa indikator.
Materi mencakup:
- Pemilihan metode: perbandingan CB-SEM dan PLS-SEM serta kapan PLS-SEM layak dipilih.
- Desain penelitian: perumusan kerangka teori dan hipotesis, penyusunan dan validasi instrumen, penentuan ukuran sampel, serta penyaringan data
- Model pengukuran: reliabilitas, validitas konvergen, dan validitas diskriminan.
- Model struktural: koefisien jalur, R², f², PLSpredict, serta analisis mediasi dan moderasi dengan bootstrapping.
- Pelaporan: standar yang diharapkan jurnal bereputasi Scopus/WoS.
- Pemanfaatan AI: penggunaan kecerdasan buatan secara bertanggung jawab untuk mempercepat tahapan riset, dengan prinsip amanah.
Peserta juga mengikuti demonstrasi langsung menggunakan perangkat lunak SmartPLS 4. Studi kasus yang dipakai adalah faktor yang memengaruhi praktik mengajar digital guru PAI, mulai dari mengimpor data dan menggambar model hingga membaca keluaran analisis. Narasumber turut mengingatkan hal-hal yang sering membuat naskah ditolak reviewer, seperti kriteria yang sudah usang dan pelaporan yang tidak lengkap.
Kegiatan dikemas dengan metode ceramah, tanya jawab, diskusi interaktif, dan demonstrasi analisis.

Manfaat bagi Civitas Akademika
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan memperoleh keterampilan praktis merancang dan menganalisis riset disertasi kuantitatif. Dosen mendapat perspektif baru untuk pembimbingan disertasi dan peningkatan kualitas publikasi internasional. Pengelola program studi dapat menjadikannya landasan penguatan kolaborasi internasional dan kebijakan percepatan studi.
Kegiatan berjalan lancar sesuai rencana. Pihak fakultas berharap hasilnya menjadi fondasi bagi percepatan penyelesaian riset doktoral, peningkatan kualitas publikasi, dan perluasan jejaring akademik internasional bagi mahasiswa dan dosen FTIK UIN Bukittinggi.
