Hujan dengan intensitas tinggi pada akhir November 2025 mengakibatkan banjir dan longsor yang melanda beberapa wilayah di Sumatera Barat, termasuk Padang Pariaman, Agam, Pasaman, dan Kota Padang. Ribuan rumah tergenang, puluhan ribu warga terdampak, dan beberapa korban jiwa dilaporkan. Menanggapi musibah ini, mahasiswa Program Magister Pendidikan Bahasa Arab (MPBA) aktif menggalang aksi kepedulian.
Melalui koordinasi internal, mahasiswa MPBA berhasil mengumpulkan pakaian sangat layak pakai dan donasi dari berbagai pihak yang tersebar di dalam dan luar negri. Sebagian donasi dibelanjakan untuk logistik korban dan juga relawan yg terjun ke lapangan, makanan, minuman yang disalurkan melalui posko-posko bencana dan juga kerjasama dengan lembaga sosial setempat. Sementara penyaluran dana tunai langsung diberikan ke masyarakat wilayah terdampak khususnya yang ada di wilayah Toboh, Malalak.
Kegiatan ini tidak hanya menunjukkan solidaritas sosial mahasiswa, tetapi juga mengedukasi mereka tentang tanggung jawab kemanusiaan dan nilai-nilai kepedulian berbasis ilmu pengetahuan dan budaya.
Aksi Peduli Korban Bencana Sumbar ini berlangsung selama beberapa waktu sejak akhir November hingga bulan Desember 2025, bersamaan dengan upaya evakuasi oleh aparat daerah dan tim SAR. Partisipasi aktif mahasiswa MPBA menjadi contoh nyata bagaimana civitas akademika dapat berperan serta dalam meringankan dampak bencana bagi masyarakat, sambil menanamkan semangat kepedulian, kolaborasi, dan pengabdian kepada masyarakat.
Oleh : Tim Redaksi MPBA



