[email protected] +62 857-6566-0001

Dr. Veni Roza, Dosen S2 Tadris Bahasa Inggris, Tampil sebagai Parallel Speaker pada TEFLIN Conference 2026

Dr. Veni Roza, Dosen S2 Tadris Bahasa Inggris, Tampil sebagai Parallel Speaker pada TEFLIN Conference 2026

Bukittinggi, 8 Oktober 2026 – Dosen Program Studi Magister Tadris Bahasa Inggris (S2 TBI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Dr. Veni Roza, SS., M.Pd., kembali menunjukkan kiprahnya dalam forum akademik internasional dengan tampil sebagai parallel speaker pada The 72nd TEFLIN International Conference 2026.

Konferensi internasional tersebut diselenggarakan pada 7–9 Oktober 2026 di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, bekerja sama dengan The Association for the Teaching of English as a Foreign Language in Indonesia (TEFLIN). Kegiatan ini diselenggarakan bersamaan dengan The 10th ICEMS dan The 2nd TESOL Research Colloquium, serta mempertemukan akademisi, peneliti, pendidik, dan praktisi dari berbagai negara.

Mengusung tema “Transforming Language Education: Innovation, Inclusion, and Connection for a Sustainable Future,” TEFLIN Conference 2026 menjadi ruang akademik untuk mendiskusikan berbagai perkembangan mutakhir dalam pendidikan bahasa, linguistik terapan, TESOL, inovasi digital, inklusi, serta koneksi global dalam pendidikan bahasa. Konferensi tahun ini dihadiri ratusan akademisi dari 20 negara.

Membawa Kajian tentang Intercultural Interaction di Discord

Dalam forum tersebut, Dr. Veni Roza mempresentasikan penelitian berjudul “Digital Cosmopolitanism in Virtual Third Spaces: A Case Study of Intercultural Interaction on Discord.”

Penelitian ini mengangkat isu yang semakin relevan dalam perkembangan pendidikan bahasa di era digital, khususnya bagaimana ruang virtual dapat menjadi tempat berlangsungnya interaksi lintas budaya. Penggunaan platform digital seperti Discord membuka ruang bagi pengguna dari latar belakang budaya yang berbeda untuk berinteraksi, berkomunikasi, dan membangun pemahaman terhadap budaya lain.

Konsep digital cosmopolitanism dalam penelitian tersebut menjadi perspektif menarik untuk melihat bagaimana individu berinteraksi melampaui batas geografis dan budaya melalui ruang digital. Sementara itu, konsep virtual third spaces memberikan perhatian pada ruang-ruang virtual yang memungkinkan terjadinya pertemuan dan pertukaran pengalaman antarpengguna dari latar belakang yang beragam.

Kajian ini sekaligus memperlihatkan bagaimana perkembangan teknologi digital tidak hanya mengubah cara manusia berkomunikasi, tetapi juga menghadirkan ruang baru bagi terbentuknya pengalaman dan kompetensi lintas budaya.

Memperkuat Kiprah Akademik S2 TBI

Keikutsertaan Dr. Veni Roza sebagai parallel speaker dalam konferensi TEFLIN internasional menjadi salah satu bentuk kontribusi dosen S2 TBI dalam forum akademik nasional dan internasional. Kehadiran tersebut juga sejalan dengan orientasi Program Studi S2 Tadris Bahasa Inggris untuk terus mengembangkan penelitian dan kajian yang responsif terhadap perkembangan pendidikan bahasa Inggris, teknologi digital, dan dinamika komunikasi lintas budaya.

The 72nd TEFLIN International Conference sendiri menghadirkan sejumlah pembicara internasional dan nasional dari berbagai institusi, di antaranya Dr. Aisling O’Boyle dari Queen’s University Belfast, Dr. Kellie Frost dari The University of Melbourne, Prof. Dr. Peter De Costa dari Michigan State University, Prof. Sue Garton dari British Council, serta sejumlah akademisi dari perguruan tinggi di Indonesia dan negara lainnya.

Konferensi yang diselenggarakan di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini menjadi bagian penting dari upaya memperkuat jejaring akademik dan kolaborasi internasional dalam bidang pendidikan bahasa. Ratusan akademisi dari 20 negara hadir untuk mendiskusikan transformasi pendidikan bahasa berbasis inovasi digital, inklusi, dan keberlanjutan.

Bagi FTIK UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, keikutsertaan Dr. Veni Roza dalam forum TEFLIN Conference 2026 menjadi kontribusi positif dalam memperluas visibilitas akademik fakultas sekaligus memperkuat budaya penelitian dan publikasi di lingkungan Program Studi S2 Tadris Bahasa Inggris.

Partisipasi tersebut diharapkan terus mendorong dosen S2 TBI untuk aktif dalam forum-forum ilmiah internasional, menghasilkan penelitian yang relevan dengan perkembangan pendidikan bahasa Inggris, serta membangun jejaring akademik yang dapat memberikan manfaat bagi pengembangan program studi dan institusi.