Bukittinggi, 8 September 2026 – Sebanyak enam mahasiswa Program Studi Magister Tadris Bahasa Inggris (S2 TBI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi mengikuti Yudisium FTIK yang dilaksanakan pada Selasa, 8 September 2026. Kegiatan tersebut menjadi momentum pengukuhan akademik bagi para mahasiswa yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan di lingkungan FTIK.
Yudisium yang diikuti oleh 746 penyudisium dari berbagai program studi tersebut dibuka secara resmi oleh Dekan FTIK, Dr. Junaidi, M.Pd.
Enam penyudisium dari Program Studi S2 Tadris Bahasa Inggris yang mengikuti kegiatan tersebut adalah Neldawati, M.Pd., Asni Deswita, M.Pd., Yuyud Andam Mellian, M.Pd., Teti Susanti, M.Pd., Afifah Khairunnisa, M.Pd., dan Nesi Ramadani, M.Pd.

Neldawati Sampaikan Kesan dan Pesan Mewakili Penyudisium
Salah satu momen yang memberikan kesan tersendiri dalam kegiatan yudisium adalah penyampaian kesan dan pesan dari perwakilan penyudisium. Neldawati, M.Pd., dari Program Studi S2 Tadris Bahasa Inggris, dipercaya untuk mewakili seluruh penyudisium menyampaikan kesan dan pesan.
Dalam penyampaiannya, Neldawati mengungkapkan rasa syukur atas terselesaikannya proses pendidikan yang telah dijalani serta menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah mendampingi para mahasiswa selama menempuh pendidikan di FTIK.
Neldawati menyampaikan terima kasih kepada pimpinan universitas dan fakultas, para dosen, tenaga kependidikan, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama proses perkuliahan hingga penyelesaian studi. Ia juga menyampaikan penghargaan kepada para dosen yang tidak hanya memberikan pengetahuan akademik, tetapi juga membimbing, mengarahkan, dan memberikan motivasi kepada mahasiswa selama menjalani proses pendidikan.

Dalam kesempatan tersebut, Neldawati juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga yang telah menjadi sumber dukungan bagi para penyudisium. Menurutnya, keberhasilan menyelesaikan pendidikan tidak terlepas dari doa, dukungan, dan pengorbanan keluarga yang senantiasa mendampingi setiap proses yang dilalui.
Kesan dan pesan yang disampaikan Neldawati juga menjadi refleksi perjalanan para penyudisium selama menjadi bagian dari keluarga besar FTIK. Masa perkuliahan, proses menyelesaikan tugas dan penelitian, hingga akhirnya sampai pada prosesi yudisium menjadi rangkaian pengalaman yang akan menjadi bagian dari perjalanan mereka setelah menyelesaikan pendidikan.
Ia berharap ilmu, pengalaman, dan nilai-nilai yang diperoleh selama menempuh pendidikan di FTIK dapat terus memberikan manfaat dan menjadi bekal bagi para lulusan dalam menjalankan peran di tengah masyarakat.
S2 TBI Torehkan Capaian Akademik
Yudisium September 2026 juga menjadi momentum membanggakan bagi Program Studi S2 Tadris Bahasa Inggris. Salah satu penyudisium, Asni Deswita, M.Pd., tercatat sebagai lulusan terbaik S2 TBI dengan IPK 3,98 sekaligus terpilih sebagai penulis tesis terbaik dari program studi.
Capaian tersebut menjadi bagian dari prestasi akademik yang melengkapi perjalanan enam mahasiswa S2 TBI pada yudisium kali ini.

Bagi Program Studi S2 Tadris Bahasa Inggris, keikutsertaan keenam lulusan dalam yudisium FTIK September 2026 menjadi penanda bahwa proses pendidikan yang telah mereka jalani telah sampai pada satu tahap penting. Setelah yudisium, para lulusan diharapkan dapat membawa kompetensi, pengalaman, dan nilai-nilai akademik yang diperoleh untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi dalam bidang pendidikan bahasa Inggris maupun bidang profesional masing-masing.
Yudisium ini pun menjadi momentum untuk melepas para lulusan S2 TBI menuju tahap berikutnya, dengan harapan hubungan akademik dan kekeluargaan yang telah terbangun selama masa studi tetap terjaga sebagai bagian dari keluarga besar FTIK UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi.
